Cinta Menyusup di antara Kata

 

Oleh: Intan Hafidah NH 


Telah kita susuri setapak menuju senja

Ke alamat rumah puisimu, aku bertamu

Meneguk setiap penjamuan kata 

Kau racik kopi dan biji kecubung

Kita hanyut di antara langit jelaga 


Lembayung padam 

Saat awan berarak menuju gerbang fantasi

Perlahan gelap mengendap, mentari lesap

Kupungut remahan sepi atas keterluntaan imaji

Dua pasang mata saling menatap harap

Rintik hujan mencairkan kekakuan bahasa 

Kata-kata menamatkan semadinya

Kita menghirup wangi metafora semerbak 

Meninggalkan jejak makna mendalam di dada 


Pada tahun kita mematang prasangka di rimba diksi

Pelahan kegilaan itu tak terbendung lagi

Arus perasaan kian memicu badai di kepala

Tidakkah kau tahu, biji itu telah tumbuh memenuhi logika

Sampai sulurnya menembus syaraf mataku

Hanya pada wajahmu aku menaruh bahagia

Lantaran personifikasi telah menumbuhkan banyak bayang

Wujud sempurna atas nama seorang penyair

Yang tak punya apa apa

Selain doa: katanya 


Windunegara, 12 Juni 2026


Sumber Ilustrasi:

___

Bionarasi:

Intan Hafidah Nur Hansah, seorang penulis Banyumas yang mencintai puisi seperti anak sendiri. Kini ia sedang mentamatkan S1 Agribisnis di Universitas Terbuka Purwokerto, sebelumnya telah lulus di D3 Biologi UNSOED (2020). Perjalanan menulisnya mulai dari kelahiran buku puisi pertamanya berjudul (Jejak Jarak, 2018) dan novel berjudul (Hakikat Hati, 2018). Kepenyairannya tumbuh dari belajar sastra di SKSP (Sekolah Kepenulisan Sastra Peradaban, 2018) hingga menjadi mentor kelas kepenulisan puisi (2020-2021). Pernah juga aktif di komunitas KPB (Kelas Puisi Bekasi, 2019-2020), Gubug Sastra Kosana GSK 2018-2026), dan Competer Indonesia (2025-2026).  Pernah bekerja sebagai Editor Sip Publishing, Editor dan Layouter Stain Press, Pimpinan Kosana Publisher dan Gubug Sastra Kosana, Kepala Sekolah dan Tim Pengajar Sekolah Kepenulisan Kosana Publisher, pernah juga mengelola web dan redaktur sastra sksp-literary.com, kosana.my.id, dan suwitons.com. @harianvisualisasipuisi adalah majalah online khusus puisi berbasis instagram yang dia kelola. 

Beberapa media yang telah menjadi rumah untuk puisi-puisinya yaitu: Smalaba.net, Nusantara.news.com, Jurnalistiwa.co.id, IDN Times, Koran Bfok Sumatera,  madrasahdigital.co, sippublishing.co.id, maarifnujateng.or.id, tirastimes.com, skspliterary.com, metafor.id, catatanpringadi.com, negerikertas.com, merawai.com, kompasiana.com, Radar Madura, kamianakpantai.com, telembuk.com, rembukan.com, cerano.id, dan masih banyak lainnya. 

Beberapa puisinya pernah diterjemahkan dalam Bahasa Korea Selatan dan dimuat di web internasional m.cafe.daum.net Komunitas Siwa Sanmun (SISAN: 2021). 

Ia dapat dihubungi melalui Instagram @intanhafidahnh, Majalah Puisi: @harianvisualisasipuisi, Penerbitan: @kosanapublisher, Komunitas: @gubugsastrakosana.

Related Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Artikel