Masa

 



Oleh: Yenni Reslaini


aih,

getir itu bubung

merangkak lalu berguling 

seperti bola-bola panik di bilik masa

rendah sungutnya; sentuh kebebasan zaman yang asam

halaman hidup diajari sayatan raksasa 

berguru dari pengalaman; begitu lagi begini

berkaca memuji diri,

kau terlalu tabah dari kali-kali dan bagi-bagi yang dirampok sama dengan


kecut; tak ada ranah waktu pembeda 

seperti sisi kubus yang tak sempat meminta 

mungkin bisa ada panjang dan lebar dalam rumusnya 


Rantauprapat, 6 Juli 2026


Sumber Ilustrasi:

___

Bionarasi:

Yenni Reslaini, lahir pada 14 Juni 1990 di Marbau, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Bergabung dengan forum kepenulisan FLP Labuhanbatu pada 2015. Menulis enam buku solo, termasuk dua novel: Takdir Ilalang (2020, Penerbit Ahsyara) dan Mak, Yak Aku Pulang (2024. Kumpulan puisi Membatas Luka Mengikat Lara (Desember 2023). Kumpulan cerpen Kita, Chapter-chapter Bisu dalam Buku Tabu (2024). Buku kumpulan senandika Monolog Kura-kura (2024). Dan kumpulan puisi Sebab Warna Jatuh di Senja. Ia juga mengikuti kelas puisi di Asqa Imagination School (AIS). Juara 1 di ABA XXI, ajang pencarian Duta Baca Online yang diselenggarakan oleh Muhammad Asqalani eNeSTe dan disponsori oleh Asqa Imagination School (AIS). Fasilitator di SDIT Alam Arrozaq Rantauprapat. Contact via Gmail: yennireslainiritonga@gmail.com atau cek sosmed di Facebook: Yenni Reslaini Ritonga, Instagram: @meoxij

Related Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Artikel