Jendela Betina


Oleh: Sekar Hartono


Ia tak pernah pergi

dari rumahnya.


Pagi datang

membawa wajah-wajah asing,

senja meninggalkan

bayang-bayang yang tak selesai.


Ia menerima semuanya

tanpa bertanya

siapa yang pulang

dan siapa yang memilih

menjadi jalan.


Pada kacanya,

hujan berkali-kali

menuliskan nama

yang tak pernah benar-benar

menjadi miliknya.


Ia tetap terbuka.


Bukan karena tak tahu

cara menutup diri.


Barangkali 

jendela betina

mengerti satu hal:


ada yang harus dibiarkan pergi

agar cahaya

tetap punya jalan

untuk pulang.


Purwokerto, 10 Agustus 2026


Sumber Ilustrasi:


___

Bionarasi:

Sekar Hartono lahir di Jakarta dan kini menetap di kota kecil Purwokerto. Kegemarannya menulis bermula dari cerita pendek, yang kemudian membawanya untuk belajar mengekspresikan diri melalui puisi. Dalam proses itu, ia bergabung dengan komunitas Competer sebagai ruang untuk bertumbuh dan berbagi makna. Menulis pun menjadi jalan sunyi untuk menebarkan kebaikan ke semesta. IG: @yanich1394

Related Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Artikel