Dengkur Tak Terukur


Oleh: Loym R. Sitanggang 


Mata terpaku pada dinding putih, samar terlihat slide demi slide, hari kemarin dan banyak waktu lalu.


Perlahan tercipta mimpi, berpagut guling dan selimut. Merayap menuju cermin besar, pantulkan beribu lelah, juga resah.


Bahkan di kamar ini, kadang lelah enggan rebah. Memaku ingatan dalam kotak berputar tanpa henti.


Setiap sudut menyimpan kisah, gemanya terdengar dalam dengkur tak terukur.


Yogyakarta, 18 September 2026


Sumber Ilustrasi: generate by AI

__

Bionarasi:

Loym R. Sitanggang, lahir di Sumatera Utara lima puluh tahun lalu. Menulis adalah impiannya sejak lama, di tengah kesibukannya sebagai seorang tenaga kesehatan.

Menulis merupakan salah satu cara dia mengekspresikan diri tentang sekelilingnya, memotret kehidupan orang-orang di sekitarnya dengan segala kisah, secara fisik maupun mental. Dia sudah menerbitkan beberapa antologi cerpen juga puisi dan saat ini sedang belajar puisi di Asqa Imagination School angkatan #61. Hubungi ia via akun medsos FB: Loym R Stg dan IG: @loym_sitanggang

Related Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Artikel