RUSSIAN ROULETTE
Oleh: Dahlia F. Soebagijo
Ada yang mati,
tanpa benar-benar jadi bangkai;
ia hanya beku
akibat waktu.
Seperti kristal amber,
warnanya kuning madu,
hangat oleh matahari
yang menyapa malu padamu,
sedang dirimu asyik termenung,
dihantui riuh
yang beradu di pikiranmu.
Kadang keemasan,
bagai isyarat kemenangan:
suatu hari kecemasan
hilang tak bertuan.
Kadang cognac—
tua dan bijak,
mengawetkan kehidupan
yang sempat lewat
sebelum mengeras
seperti karang Maluku
tempatmu berpijak.
Sungguh,
ingin aku terbang menemuimu.
Apadaya, biar sajak ini
yang sampai lebih dulu.
Wahai—
perempuan yang menyimpan
percakapan tanpa usai
pada malam sunyi,
pada embun pagi,
pada angin Pasifik
yang mengirim bisik klisik
hingga hatimu tercabik.
Dan aku menulis ini sambil panik—
merasa tak punya hak
menyisipkan nasihat
ke dalam larik,
padahal akulah
yang perlu dinasihati.
Layaknya Russian Roulette,
semoga peluru tak terpelantik;
aku takut mati
tanpa banyak berkutik.
Tapi izinkan aku
menyampaikan elegi klasik: Wahai perempuanku,
kau pantas dapat
yang lebih baik.
Nganjuk, 24 September 2026
Sumber Ilustrasi: generate by AI
__
Bionarasi:
Dahlia Firdausi, atau yang biasa dikenal sebagai Dahlia F. Soebagijo, lahir di Nganjuk pada tahun 1993. Ia adalah seorang ibu dan aparatur sipil negara di bidang pengelolaan keuangan daerah yang juga aktif dalam penulisan opini dan karya ilmiah. Saat ini, ia sedang menempuh pendidikan Magister Hukum Ekonomi Syariah di Universitas Muhammadiyah Surabaya dan mulai menekuni dunia penulisan puisi.
Baginya, puisi bukan sekadar permainan kata, melainkan pertemuan antara pengalaman, pengetahuan, dan keberanian untuk melihat sesuatu lebih dalam. Melalui karya-karyanya, Dahlia berusaha menghadirkan puisi yang dekat dengan kehidupan—menjadi jalan keluar bagi keluh kesah dan kegelisahan hari-harinya, sekaligus menyisakan ruang bagi perenungan.
Ia percaya bahwa setiap pengalaman menyimpan hikmah, dan kata-kata dapat menjadi jalan untuk menerjemahkan serta menghadirkannya dalam kehidupan. Aktif di kelas puisi Asqa Imagination School (AIS) #72. Beberapa karyanya dapat dijumpai melalui akun Instagram: @dahliausi


Tidak ada komentar:
Posting Komentar